Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian dan Jenis-Jenis Metode Penelitian

Pengertian dan Jenis-Jenis Metode Penelitian- Metode penelitian adalah cara atau langkah-langkah dalam mendapatkan data. Metode penelitian juga dapat diartikan sebagai cara atau prosedur secara sistematis untuk mendapatkan kebenaran dari suatu fenomena. 

Metode penelitian memiliki beberapa jenis, diantaranya adalah penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, penelitian campuran, dan lain sebagainya.

Mengenai jenis-jenis penelitian tersebut, akan penulis bahas secara rinci di dalam artikel berikut ini:


Pengertian dan Jenis-Jenis Metode Penelitian



Pengertian Metode Penelitian Menurut Para Ahli

Menurut Darmadi (2014: 153) metode penelitian adalah suatu cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu.

Menurut Suharsimi Arikunto (2019: 136), metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti untuk mencapai tujuan.

Sedangkan Priyono (2016:1) mengemukakan bahwa metode penelitian adalah cara melakukan sesuatu dengan menggunakan pikiran secara seksama untuk mencapai suatu tujuan.

Nazir (2014: 26) mengungkapkan bahwa metode penelitian adalah suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis.

Berdasarkan beberapa penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa metode penelitian adalah suatu cara yang digunakan untuk memperoleh data mengenai suatu objek dengan tujuan untuk memecahkan suatu permasalahan.


Jenis-Jenis Metode Penelitian

1. Metode Penelitian Kuantitatif 

Menurut Silaen (2018: 18) metode penelitian kuantitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data berupa angka-angka dan umumnya dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif atau inferensial.

Menurut Sugiyono (2018: 14) metode penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme untuk meneliti populasi atau sampel tertentu.

2. Metode Penelitian Kualitatif

Menurut Sugiyono (2010: 15) metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang ilmiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowbaal, teknik pengumpulan dengan trianggulasi, analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekan makna dari pada generalisasi.

Menurut Sukmadinata (2009:53-63), metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, dan orang secara individual maupun kelompok.

3. Metode Grounded Theory

Metode penelitian ini dicetuskan oleh Glasser dan Strauss (1967). Metode penelitian Grounded Theory adalah suatu metodologi umum untuk mengembangkan teori melalui penelitian kualitatif yang dilakukan secara sistematis dan mendasar.

Moh. Nazir (2009) mengemukakan bahwa metode Grounded Theory adalah suatu metode penelitian yang mendasarkan diri kepada fakta dan menggunakan analisis perbandingan. Tujuannya adalah untuk mengadakan generalisasi empiris, menetapkan konsep-konsep, membuktikan teori, dan mengembangkan teori. Selain itu, metode penelitian ini juga bertujuan untuk menspesifikasikan konsep.

4. Metode Eksperimen

Tujuan dari penelitian eksperimen adalah untuk menyelidiki hubungan sebab-akibat, berapa besar hubungan sebab-akibat tersebut dengan memberikan perlakuan tertentu pada kelompok eksperimental dan kelompok kontrolnya.

5. Metode Penelitian Tindakan

Menurut Neumen (2003), penelitian tindakan adalah jenis penelitian terapan yang bertujuan untuk memfasilitasi perubahan sosial atau tujuan
sosial politik. 

Sedangkan Narasimha Reddy (2007) menyatakan  Action Research is seen as a kind of experiment, in a real-life setting. Penelitian tindakan adalah sejenis eksperimen dalam situasi nyata. 

Penelitian tindakan bertujuan untuk mengambil tindakan (untuk perbaikan) dan membangun pengetahuan atau teori tentang tindakan. Penelitian tindakan bersifat siklus yang terus menerus, dimulai dari perencanaan, mengambil tindakan, dan evaluasi atas tindakan.

Demikian pembahasan mengenai pengertian dan jenis-jenis metode penelitian, semoga bermanfaat.

*Artikel ini ditulis oleh Muhammad Syahdoe MZ, S.IP (mahasiswa Pascasarjana UIN STS Jambi. 

Terimakasih sudah berkunjung di blog Rikaariyani.com

Baca juga artikel lainnya:




 

Post a Comment for "Pengertian dan Jenis-Jenis Metode Penelitian "