Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Dini Melalui Literasi Keluarga

Rikaariyani.com- Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Dini Melalui Literasi Keluarga- Minat baca merupakan salah satu indikator kemajuan literasi sekaligus menjadi indikator kemajuan bangsa. Minat baca sebaiknya distimulus pada usia sedini mungkin, karena pada usia dini merupakan periode emas dalam perkembangan otak manusia. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan minat baca anak usia dini adalah melalui kegiatan literasi keluarga, seperti membacakan buku untuk anak, membuat pojok baca di rumah, melakukan field trip ke toko buku atau perpustakaan, dan lain sebagainya.

Selengkapnya akan dibahas di dalam artikel berikut ini:

 



Apa Itu Minat Baca?

Minat atau interest merupakan gambaran sikap seseorang ketika menginginkan sesuatu. Secara terminologi minat diartikan sebagai keinginan dan kesukaan terhadap suatu hal. Slameto (1987: 57) mengungkapkan bahwa minat adalah kecendrungan melakukan suatu kegiatan disertai dengan rasa senang. Sedangkan Hurlock (1999:114) menyatakan bahwa minat merupakan sumber motivasi yang mendorong seseorang untuk melakukan apa yang mereka inginkan.

Jadi, dapat dipahami bahwa minat adalah suatu sikap atau dorongan yang kuat dari dalam diri seseorang untuk melakukan segala sesuatu dalam mewujudkan tujuan dan keinginannya.

Lalu apa itu minat baca?

Minat baca adalah kecendrungan seseorang secara mendalam yang ditandai dengan perasaan senang serta berkeinginan kuat untuk membaca tanpa adanya paksaan.

Menurut Mansyur (2019: 3), minat baca adalah kesadaran individu untuk membaca yang berawal dari dorongan diri masing-masing yang didukung dengan lingkungan. Anak yang membaca dengan minat akan lebih memahami bacaan yang sedang dibaca, karena anak akan membaca dengan sepenuh hati.

Menurut Herman Wahadaniah (Yunita Ratnasari, 2011: 16) minat baca adalah suatu perhatian yang kuat dan mendalam disertai dengan perasaan senang terhadap kegiatan membaca sehingga dapat mengarahkan seseorang untuk membaca dengan kemauannya sendiri atau dorongan dari luar. Minat membaca juga merupakan perasaan senang seseorang terhadap bacaan karena adanya pemikiran bahwa dengan membaca dapat diperoleh kemanfaatan bagi dirinya.

Dapat ditegaskan bahwa minat baca mengandung unsur perhatian, kemauan, dorongan, dan rasa senang untuk membaca. Minat baca memiliki beberapa indikator, diantaranya adalah sebagai berikut: 1) kesenangan membaca, 2) frekuensi membaca, 3) kuantitas sumber bacaan.

Bagaimana Menumbuhkan Minat Baca pada Anak Usia Dini?

Minat baca merupakan salah satu kunci penting dalam pengembangan pengetahuan dan keterampilan pada masa kanak-kanak. Untuk itu, para orang tua perlu melakukan pendekatan yang tepat untuk menumbuhkan minat baca anak.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan minat baca anak usia dini adalah sebagai berikut:

1. Membacakan buku untuk anak

Orang tua adalah role model bagi anak. Sebuah pepatah mengatakan: "like mother like daughter, like father like son". Anak cenderung mengikuti apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Anak-anak yang sering melihat orang tuanya berinteraksi dengan buku dan membacakan buku untuk mereka akan membuat anak-anak penasaran dan ingin mengikuti apa yang dilakukan orang tuanya tersebut. Dalam Hadist Rasulullah SAW juga menyatakan bahwa: "setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah yaitu suci dan bersih, kedua orangtuanyalah yang membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani, atau Majusi (HR. Tirmidzi).

Kegiatan membacakan buku yang dilakukan oleh orang tua diharapkan dapat meningkatkan kedekatan anak dengan orangtuanya. Kedekatan tersebut akan memberikan kebahagiaan bagi anak dan membantu anak berkembang lebih optimal baik dari segi kognitif, sosial, emosional, bahasa, dan juga moral.

2. Membuat Pojok Baca atau Perpustakaan Mini di Rumah

Menghadirkan pojok baca atau perpustakaan mini adalah salah satu cara untuk menumbuhkan minat baca anak. Pojok baca dapat dilengkapi dengan mainan edukasi seperti puzzle, balok, kartu gambar, kartu huruf, kartu kata, dan kartu kalimat. Jika ditata dengan lebih indah dan menarik, anak akan merasa nyaman dan betah berada di tempat tersebut. Meski tidak langsung membaca, anak akan tertarik untuk memilih dan melihat buku-buku yang disusun dengan rapi.

3. Mengunjungi Toko Buku atau Perpustakaan

Anak-anak biasanya sangat suka diajak field trip atau karyawisata. Mengajak anak-anak Field Trip ke toko buku adalah pengalaman yang sangat berharga dan mendidik. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk menjelajahi dunia buku, menemukan cerita baru, dan mengembangkan minat baca mereka.  

Kesimpulan

Usia dini merupakan masa yang sangat krusial dalam perkembangan seorang anak. Dalam rentang usia ini, peran keluarga sangat dominan dan menentukan tingkat keberhasilan pendidikan anak karena pada dasarnya anak memiliki sikap imitative atau suka meniru. Jika dalam keluarga mencontohkan sikap literasi yang baik, maka anak juga akan meniru atau melakukan apa yang dilakukan oleh orang tuanya. 

Demikian artikel mengenai menumbuhkan minat baca anak usia dini, semoga bermanfaat.

Baca juga artikel lainnya:

Pentingnya membaca bagi mahasiswa

Perbedaan membaca intensif dan ekstensif 

Bagaimana cara meningkatkan minat baca?

Manajemen perpustakaan dalam meningkatkan minat baca mahasiswa 

Lihat juga:

Buku Akuntansi Lengkap

Buku Manajemen  

Manajemen Keuangan edisi revisi Sutrisno 

Manajemen dalam konteks indonesia 

Buku metodologi penelitian lengkap 

Buku metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D 

Buku penelitian hukum 

Metode penelitian kualitatif Sugiyono 

Seri buku metode penelitian terlengkap 

 

 


Post a Comment for "Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Dini Melalui Literasi Keluarga"