Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kriteria Pemilihan Sumber Belajar

Rikaariyani.com- Kriteria Pemilihan Sumber Belajar- Proses pembelajaran pada dasarnya merupakan proses penyampaian materi dari guru kepada siswa agar siswa mampu memahami materi pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan. 

Guru wajib memberi materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai, jika guru memberikan materi yang salah atau tidak sesuai maka berakibat tujuan pembelajaran tidak tercapai. Jika sudah demikian maka pembelajaran yang dilakukan terancam gagal yang berimbas pada kualitas pendidikan yang buruk.

Pemilihan sumber belajar hendaknya tidak sembarangan. Dalam pemilihan sumber belajar akan lebih baik jika guru menggunakan kriteria tertentu untuk memilih sumber belajar yang akan dipakai. Ini dimaksudkan agar sumber belajar yang dipilih tepat dan sesuai dengan tujuan pembelajaran serta efisien jika diterapkan dalam pembelajaran.

Apa saja kriteria pemilihan sumber belajar? Akan dibahas pada artikel berikut ini:

Kriteria Pemilihan Sumber Belajar

Sumber belajar

 

Rusman mengungkapkan beberapa kriteria dalam memilih sumber belajar, diantaranya:  

  1. Sumber belajar yang dipilih harus mampu memotivasi siswa, terutama bagi siswa yang semangat belajarnya rendah. 
  2. Sumber belajar yang dipilih harus mampu mendukung kegiatan belajar mengajar. 
  3. Sumber belajar harus dapat diobservasi, dianalisis, dicatat secara teliti dan sebagainya. 
  4. Sumber belajar yang digunakan mampu memecahkan masalah. 
  5. Sumber belajar dapat digunakan untuk presentasi.

Dalam buku Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif, Prastowo menerangkan bahwa kriteria untuk menyeleksi sumber belajar yang berkualitas dapat dibagi menjadi 2 yaitu kriteria secara umum dan kriteria secara khusus. 

Baca Juga: Pengertian Sumber belajar menurut Ahli

A. Kriteria Umum

Kriteria umum dalam pemilihan sumber belajar meliputi:

  1. Ekonomis, yang berarti bahwa sumber belajar tidak harus mahal. Sumber belajar perlu disesuaikan dengan alokasi dana dan kebutuhan sumber belajar yang akan digunakan. Seperti layaknya prinsip ekonomi, perlu diusahakan agar mampu mendapatkan sumber belajar berkualitas yang sesuai kebutuhan dengan alokasi dana yang seminimal mungkin. 
  2. Praktis dan sederhana, sumber belajar harus mudah digunakan dan tidak membingungkan. Tidak memerlukan lagi tambahan pelayanan atau alat lain yang sulit diadakan. 
  3. Mudah diperoleh, bahwa sumber belajar mudah dicari dan didapatkan. Jika perlu dapat memanfaatkan lingkungan sekitar yang tersedia sehingga peserta didik juga dapat dengan mudah memanfaatkan. 
  4. Fleksibel atau kompatible, sumber belajar tidak harus mengikat pada satu tujuan atau materi pembelajaran tertentu. Akan lebih baik jika dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan pembelajaran bahkan juga keperluan yang lain.

B. Kriteria Khusus

Kriteria khusus yang perlu diperhatikan dalam pemilihan sumber belajar yang berkualitas adalah sebagai berikut:

  1. Sumber belajar yang dipilih harus dapat memotivasi peserta didik dalam belajar 
  2. Sumber belajar yang dipilih sebaiknya mendukung kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan. 
  3. Sumber belajar yang dipilih hendaknya dapat diobservasi, dianalisis, dicatat secara teliti, dan sebagainya. 
  4. Sumber belajar yang dipilih hendaknya dapat mengatasi problem belajar peserta didik yang dihadapi dalam kegiatan belajar mengajar. 
  5. Sumber belajar yang dipilih hendaknya bisa berfungsi sebagai alat, metode, atau strategi penyampaian pesan.

Dengan menerapkan kriteria tersebut maka pemilihan sumber belajar dapat dilakukan lebih mudah karena sudah ada batasan kriteria dimana sumber belajar yang tidak masuk dalam kriteria dapat langsung disisihkan. Sumber belajar yang terpilih juga menjadi tepat dan efektif digunakan untuk pembelajaran.

Demikian artikel mengenai kriteria pemilihan sumber belajar, semoga bermanfaat.

Baca juga: Jenis-jenis sumber belajar

Post a Comment for "Kriteria Pemilihan Sumber Belajar"