Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Simak Cara Sederhana Melakukan Editing Video

Rikaariyani.com- Simak Cara Sederhana Melakukan Editing Video-Materi editing video ini pernah saya ajarkan di kelas XI jurusan Multimedia SMKN 3 Muara Bungo. Meski bertolak belakang dengan jurusan saya, tapi saya sangat suka mengajar materi apa saja yang berhubungan dengan multimedia. Dan Alhamdulilah, siswa dapat memahami apa yang saya sampaikan, bahkan beberapa dari mereka menyatakan sangat suka belajar dengan saya. 

“Kami lebih paham jika ibu yang mengajar”, begitu komentar mereka. Tak salah jika mereka sangat kecewa ketika saya memutuskan untuk tidak mengajar mereka lagi karena harus melanjutkan studi.

Hingga saat ini pun, ketika kebetulan bertemu di dunia maya, mereka masih menyayangkan keputusanku. “Hmm… ingin belajar sama ibu lagi…” Akuinya. “loh, kan ada bapak dan ibu guru yang lain.” Jawabku. “Tapi kalau dengan ibu lebih cepat memahaminya, bu.” Oalaah… 

Opss… pendahuluannya terlalu panjang ya… 

Ok, yuk langsung ke materi.

editing video

Apa Itu Editing Video?

Editing video adalah proses menata video/hasil rekaman gambar menjadi suatu rekaman gambar yang baru dan enak untuk dilihat.

Editing video berkaitan dengan kerja-kerja dibawah ini:

  1. Menata, menambahkan atau memindahkan klip video
  2. Membuat transisi antara klip

Apa Tujuan Editing Video?

Secara umum, tujuan editing video adalah sebagai berikut:
  1. Memindahkan klip video yang tak dikehendaki. Ini menjadi tugas yang paling umum dan yang paling sederhana di dalam editing. 
  2. Memilih gambar dan klip yang terbaik 
  3. Menambahkan efek, grafik, musik dll

Bagaimana Metode Editing Video?

Ada beberapa metode dalam pengeditan video dan masing-masing metode ini mempunyai proses yang berbeda.

1. Penyambungan Film

Secara teknis ini bukanlah video editing, tapi film editing. Namun, amat penting bagi kita untuk mengetahui metode ini karena, metode ini adalah metode edit pertama yang mengedit gambar-gambar bergerak atau hidup dan secara konseptual, metode ini adalah dasar dari semua editing video. 

Secara tradisi, metode ini dilakukan dengan memotong bagian film, mengolahnya dan membuang bagian yang tak diperlukan. Proses sangat langsung dan mekanikal. secara teori, penyambungan film dilakukan dengan gunting dan tape peyambung.

2. Tape to tape (linear)

Metode linear adalah metode origin elektronik sebelum penggunaan komputer dikenal pada sekitar tahun 1990. Meski saat ini metode ini tidak mejadi pilihan favorit, tapi dalam hal-hal tertentu motode ini masih banyak digunakan. Ketrampilan dalam metode editing ini diyakini akan sangat bermanfaat dalam jangka waktu yang panjang.

Dalam metode linear adalah mengcopy secara selektive dari satu tape ketape yang lain. dalam metode ini setidaknya digunakan dua tape, satu sebagai sumber dan satu sebagai perekam/recorder.

Prosedur sederhananya adalah:

  • Masukan kaset video yang berisi gambar yang akan diedit di tape sumber/source dan satu kaset kosong di tape perekam. 
  • Tekan tombol play di tape sumber dan tombol record di tape recorder. 
  • Kemudian pilih dan rekamlah gambar atau clip yang diinginkan. dengan cara ini panjang atau durasi film menjadi lebih singkat dan padat. gambar yang terekam dalam kaset di tape perekam menjadi gambar yang ditayangkan atau diterbitkan.

 Baca Juga: Mengenal Microsoft Word 2007

Metode ini disebut metode linear karena proses pengeditan dilakukan secara linear, mulai dari awal pengambilan gambar hingga gambar terakhir yang diambil. Kekurangannya, jika editor melakukan kekeliruan atau menyadari ada yang dilupakan, amat sulit untuk melakukan reedit atau kembali dari awal lagi. Meski begitu, metode ini amat sederhana dan bebas dari banyak gangguan.

3. Digital/Komputer (Non linear)

Dalam metode ini, gambar atau clip ditangkap dan disimpan dalam hardrive/harddisk dan diedit dengan menggunakan perangkat lunak/program atau software tertentu. namun, setelah editing selesai, gambar kembali dipindahkan ke kaset tape atau ke optikal disk/cd.

Metode ini mempunyai keuntungan yang signifikan dari linear editing. khususnya, karena metode ini sangat flexibel. editor dapat mengedit gambar sesuka hati dan tidak perlu dilakukan secara linear-inilah sebabnya metode disebut non linear.

Kekurangan dari metode ini adalah metode ini amat bergantung pada perangkat keras/hardware dan perangkat lunak/software yang kita miliki.  Selain itu, dalam beberapa hal ada juga hasil pangambilan gambar atau gambar standar video yang tidak cocok dengan sofware yang digunakan. Meski non linear editing lebih sulit dipelajari ketimbang linear editing, jika kita telah memiliki ketrampilan editing ini maka kita dapat melakukan segalanya lebih baik dalam mengedit serta lebih cepat.

Software Apa Yang Digunakan?

Untuk melakukan editing video ini, saya menggunakan software yang sederhana saja, yaitu DVD Maker dan media cope. Media cope saya temukan di google dan berusaha mempelajarinya sendiri sebelum mengajarkan kepada siswa-siswi. Ya, bisa dikatakan, saya mengajar sambil belajar. 

Demikian penjelasan singkat mengenai editing video, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Cara menggunakan aplikasi turnitin


Post a Comment for "Simak Cara Sederhana Melakukan Editing Video"