Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Manfaat Media Pembelajaran

Konsep Media Pembelajaran- Media pembelajaran berasal dari bahasa latin yaitu medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara atau pengantar.

 

Menurut Oemar Hamalik media pembelajaran adalah Alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah.

Media Pembelajaran mempunyai jenis yang beragam, mulai dari yang sederhana hingga yang canggih. Ada yang dibuat sendiri oleh guru yang bersangkutan dan ada pula yang diproduksi oleh pabrik. Ada media yang sudah tersedia di lingkungan sekitar, ada pula yang sengaja dirancang untuk pembelajaran. Meskipun begitu, tidak semua jenis media pembelajaran dapat dimanfaatkan oleh guru. Media pembelajaran yang biasa dimanfaatkan adalah media cetak, misalnya buku. Selain itu, juga terdapat sekolah yang telah memanfaatkan media lain, seperti gambar, OHP, slide, dan sebagainya.

Sebenarnya fungsi media pembelajaran itu adalah sebagai alat bantu dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini dapat memberikan pengalaman visual kepada siswa dalam rangka mendorong motivasi belajar, memperjelas, dan mempermudah konsep yang kompleks dan abstrak menjadi lebih sederhana, konkrit, serta mudah dipahami. Media pembelajaran juga berfungsi untuk mempertinggi daya serap dan retensi anak terhadap materi pembelajaran.

Manfaat Media Pembelajaran

Menurut Azhar Arsyad ada beberapa manfaat praktis dari penggunaan media pembelajaran di dalam proses belajar mengajar yaitu sebagai berikut :

  1. Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar. 
  2. Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara siswa dan lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya. 
  3. Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu. Misal: objek yang terlalu besar untuk ditampilkan langsung di ruang kelas dapat diganti dengan gambar, foto, slide, dan sebagainya. 
  4. Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru.

Selain itu, penggunaan media pembelajaran dapat memberikan pengaruh terapi kepada siswa. Mereka belajar bekerja sama, memberikan ide dan pemikiran, menghormati dan menghargai kemampuan dan pandangan orang lain. Kelompok teman sebayanya semakin produktif dengan adanya media pengajaran yang tepat. Kelompok kecil dan individu akan mendapat keterampilan yang berbeda-beda. Dengan demikian, pendidikan yang berorientasi pada kegiatan dapat dipercepat.

Dengan media pembelajaran tertentu, guru dapat melakukan kegiatan tersebut dengan mengindividualisasikan pengajaran, misalnya penggunaan model, gambar sebagai tindakan yang pertama, kemudian dengan menggunakan media pembelajaran yang lebih modern, misalnya tape recorder, slide, VCD maupun yang lainnya.

Dalam setiap pembelajaran berlangsung, seorang guru dituntut untuk memperhatikan hal-hal yang dianggap penting sebelum menggunakan media pengajaran sebagai alat bantu mengajar untuk meningkatkan kualitas belajar siswa, seperti ketepatan guru dalam memilih media pembelajaran. Hal tersebut dilakukan selain mempermudah guru dalam mengajar dan memudahkan siswa dalam memahami setiap materi yang disajikan.

Demikian pula halnya dengan media pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, apabila media digunakan secara tepat maka dapat membantu mengatasi kelemahan-kelemahan guru dalam menggunakan metodologi pengajaran. Unsur psikologis seperti pengamatan, berfikir, perhatian, minat, emosi serta perkembangan kepribadian mereka.

Pesan-pesan Pendidikan Agama Islam yang dibantu dengan menggunakan media pembelajaran, maka dapat membangkitkan motivasi dan kegairahan peserta didik, dengan demikian tujuan pengajaran diharapkan dapat dicapai secara efektif dan efisien.

Ada beberapa alasan mengapa media pengajaran dapat mempertinggi pembelajaran siswa. Alasan pertama berkenaan dengan manfaat media pengajaran dalam pembelajaran siswa antara lain:

  1. Pembelajaran akan lebih menarik siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar. 
  2. Bahan pelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkan siswa menguasai tujuan pengajaran lebih baik. 
  3. Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga apabila guru mengajar untuk setiap jam pelajaran. 
  4. Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengar uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dan lain-lain.


Kesimpulan

Media merupakan sarana prasarana dalam pengajaran. Media merupakan perantara untuk menjabarkan isi kurikulum agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Oleh karena itu, pemanfaatan dan penggunaan media dalam pembelajaran secara tepat terhadap pokok bahasan yang disajikan kepada peserta didik dalam menanggapi, memahami isi sajian guru dalam pengajaran. Dengan perkataan lain, ketepatan pemilihan media yang digunakan guru akan membantu kelancaran dalam pencapaian tujuan pengajaran (pendidikan). 

Daftar Referensi

  • Oemar Hamalik, Media Pendidikan, Bandung : Citra Aditya, 1989. 
  • Azhar Rasyad, Media Pengajaran, Jakarta:RajaGrafindo Persada, 1997.


Post a Comment for "Manfaat Media Pembelajaran"