Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PERENCANAAN DALAM PROSES MANAJEMEN

PERENCANAAN DALAM PROSES MANAJEMEN 

Perencanaan merupakan hal yang pertama dan paling utama dalam kegiatan manajemen, bahkan dalam kegiatan apa yang lain pun membutuhkan perencanaan yang matang. Hal ini dimaksudkan agar tujuan yang ingin dicapai mendapatkan hasil yang optimal.

Demikian pula halnya dalam pendidikan Islam, perencanaan harus dijadikan langkah pertama yang benar-benar diperhatikan oleh para manajer dan para pengelola pendidikan Islam. Sebab perencanaan merupakan bagian penting dari sebuah kesuksesan. 

Kesalahan dalam menentukan perencanaan pendidikan Islam akan berakibat fatal bagi keberlangsungan pendidikan Islam. Bahkan Allah memberikan arahan kepada setiap orang yang beriman untuk mendesain sebuah rencana apa yang akan dilakukan dikemudian hari, sebagaimana Firman-Nya dalam Al Qur’an Surat Al Hasyr : 18 yang artinya: 

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Perencanaan dalam Proses Manajemen
 

Ketika menyusun sebuah perencanaan dalam pendidikan Islam tidaklah dilakukan hanya untuk mencapai tujuan dunia semata, tapi harus lebih dari itu. Arahkanlah perencanaan itu untuk mencapai target kebahagiaan dunia dan akhirat, sehingga kedua-duanya bisa dicapai secara seimbang.

Mahdi bin Ibrahim mengemukakan bahwa ada lima perkara penting untuk diperhatikan demi keberhasilan sebuah perencanaan, yaitu :

  1. Ketelitian dan kejelasan dalam membentuk tujuan 
  2. Ketepatan waktu dengan tujuan yang hendak dicapai 
  3. Keterkaitan antara fase-fase operasional rencana dengan penanggung jawab operasional, agar mereka mengetahui fase-fase tersebut dengan tujuan yang hendak dicapai. 
  4. Perhatian terhadap aspek-aspek amaliah ditinjau dari sisi penerimaan masyarakat, mempertimbangkan perencanaan, kesesuaian perencanaan dengan tim yang bertanggung jawab terhadap operasionalnya atau dengan mitra kerjanya, kemungkinan-kemungkinan yang bisa dicapai, dan kesiapan perencanaan melakukan evaluasi secara terus menerus dalam merealisasikan tujuan. 
  5. Kemampuan organisatoris penanggung jaawab operasional.


Sementara itu menurut Ramayulis, perencanaan meliputi :

  1. Penentuan prioritas agar pelaksanaan pendidikan berjalan efektif, prioritas kebutuhan agar melibatkan seluruh komponen yang terlibat dalam proses pendidikan, masyarakat dan bahkan murid. 
  2. Penetapan tujuan sebagai garis pengarahan dan sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan dan hasil pendidikan 
  3. Formulasi prosedur sebagai tahap-tahap rencana tindakan. 
  4. Penyerahan tanggung jawab kepada individu dan kelompok-kelompok kerja.

Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa dalam Manajemen Pendidikan Islam perencanaan merupakan kunci utama untuk menentukan aktivitas berikutnya. Tanpa perencanaan yang matang aktivitas lainnya tidak akan berjalan dengan baik bahkan mungkin akan gagal. Oleh karena itu buatlah perencanaan sematang mungkin agar menemui kesuksesan yang memuaskan.

Semoga bermanfaat...

FB: Facebook.com/Ukhti.Ika


 



Post a Comment for "PERENCANAAN DALAM PROSES MANAJEMEN "