Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

KONSEP MANAJEMEN SECARA UMUM

Bagaimana Konsep Manajemen?

Manajemen merupakan terjemahan secara langsung dari kata management yang berarti pengelolaan, ketatalaksanaan, atau tata pimpinan. Management berakar dari kata kerja to manage yang berarti mengurus, mengatur, melaksanakan atau mengelola.

KONSEP MANAJEMEN

 

Mengutip beberapa pendapat para ahli berkenaan dengan manajemen yaitu :

  1. George R. Terry mendefenisikan manajemen sebagai berikut “manajemen merupakan proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan, perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan dengan menggunakan sumber daya manusia dan sumber-sumber lain. Sedangkan tanggung jawab (responsibility) tetap ditangan yang memerintah.  
  2. Sondang P. Siagian menyatakan bahwa manajemen adalah kemampuan dan keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka mencapai tujuan melalui kegiatan orang lain. 
  3. Andrew J. Dubrin, menyatakan manajemen adalah proses menggunakan sumber-sumber organisasi untuk mencapai tujuan organisasi berdasarkan fungsi perencanaan pengambilan keputusan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengawasan.

Manajemen pada dasarnya baru dapat diterapkan jika:

  1. Ada tujuan bersama dan kepentingan yang sama yang akan dicapai. 
  2. Ada kerjasama diantara sekelompok orang dalam ikatan formal dan ikatan tata tertib yang baik. 
  3. Ada pembagian kerja, tugas, dan tanggung jawab yang teratur 
  4. Ada hubungan formal dan ikatan kerja yang tertib. 
  5. Ada sekelompok orang atau pekerjaan yang akan dikerjakan, 
  6. Ada organisasi (wadah) untuk melakukan kerjasama 
  7. Ada wewenang dan tanggungjawab dari setiap anggota 
  8. Ada pemimpin/ pengatur dan bawahan yang akan diatur. 
  9.  Ada koordinasi dan intergrasi dari proses manajemen tersebut 
  10. Ada relationship in organization dan human organization.

Manajemen dibutuhkan oleh semua orang, kelompok, organisasi, dan yang lainnya untuk mengatur, merencanakan segala hal untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manajemen merupakan koordinasi semua sumber daya melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penetapan tenaga kerja, pengarahan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.

Jadi, pada dasarnya manajemen adalah upaya mengatur segala sesuatu untuk mencapai suatu tujuan.

 

Apa Saja Fungsi-fungsi Manajemen?

Sesuai dengan perkembangannya, para pakar mengemukakan berbagai urutan fungsi manajemen sebagai berikut:

  1. Henry Fayol, mengemukakan fungsi manajemen dalam bukunya yaitu perencanaan, pengorganisasian, perintah, pengkoordinasian, dan pengawasan. 
  2. George R Terry mengemukakan empat fungsi manajemen yaitu, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. 
  3. Siagian, mengemukakan lima fungsi manajemen. Kelima fungsi itu adalah perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan penilaian.

Perencanaan merupakan fungsi awal manajemen. Perencanaan adalah proses yang sistematis dalam pengambilan keputusan tentang tindakan yang akan dilakukan pada waktu yang akan datang. Disebut sistematis karena perencanaan itu dilaksanakan dengan menggunakan prinsip-prinsip tertentu. Prinsip-prinsip tersebut mencakup proses pengambilan keputusan, penggunaan pengetahuan dan teknik secara alamiah, serta tindakan atau kegiatan yang terorganisasi.

Waterson mengemukakan bahwa bahwa pada hakekatnya perencanaan merupakan usaha sadar, terorganisasi, dan terus menerus dilakukan untuk memilih alternatif yang terbaik dari sejumlah alternatif guna mencapai tujuan.

Perencanaan dapat juga didefenisikan dengan persiapan menyusun atau suatu keputusan berupa langkah-langkah penyelesaian suatu masalah atau perencanaan suatu pekerjaan yang terarah pada pencapaian tujuan tertentu. Dilihat dari fungsinya perencanaan adalah suatu pemikiran yang mantap. Kajian khusus terhadap suatu pekerjaan yang akan dilakukan. Agar bentuk dan tahapan pelaksanaannya dapat berjalan menurut garis yang telah ditentukan dengan jelas baik sasaran maupun tujuannya.

Sementara itu menurut Kaufman yang dikutip oleh Harjanto mendefenisikan bahwa perencanaan adalah suatu proyeksi tentang apa yang diperlukan dalam rangka mencapai tujuan absah dan bernilai, didalamnya mencakup elemen-elemen:

  1. Mengidentifikasikan dan mendokumentasikan kebutuhan 
  2. Menentukan kebutuhan-kebutuhan yang perlu diprioritaskan 
  3. Spesifikasi rinci hasil yang dicapai dari tiap kebutuhan yang diprioritaskan. 
  4. Identifikasi persyaratan untuk mencapai tiap-tiap pilihan 
  5. Sekuensi hasil yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan yang dirasakan 
  6. Identifikasi strategi alternatif yang mungkin dan alat atau tools untuk melengkapi tiap persyaratan dalam mencapai tiap kebutuhan, termasuk di dalamnya merinci keuntungan dan kerugian tiap strategi dan alat yang dipakai.

Perencanaan memerlukan pemikiran yang cerdas. Setiap perencanaan harus dapat memilih dan menentukan alternatif mana yang terbaik sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Merencanakan berarti memikirkan dan membuat langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum pelaksanaan kerja nyata direalisasikan.

Sedangkan pengorganisasian yaitu suatu proses mengorganisasikan suatu sumber daya manusia dan sumber daya fisik sesuai dengan rencana untuk mencapai tujuan organisasi. Termasuk di dalamnya pembagian tugas, pembagian kerja sesuai dengan job dan tugas serta menentukan otoritas yang berhubungan.

Adapun tujuan pengorganisasian adalah untuk mempermudah pencapaian tujuan. Terry menjelaskan bahwa pengorganisasian merupakan kegiatan dasar manajemen. Dengan pengorganisasian, orang-orang dapat disatukan dalam satu kelompok atau lebih untuk melakukan berbagai tugas.

Prinsip pengorganisasian adalah kebermaknaan, keluwesan dan kedinamisan. Dan pengorganisasian perlu dilakukan dalam urutan kegiatan dan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.

Sementara itu, pelaksanaan adalah kemampuan pimpinan pendidikan untuk menggerakkan semua personel institusi pendidikan untuk menyelesaikan tugas-tugas kependidikan, meningkatkan hubungan kerja antar personel, membina kerjasama menggerakkan sumber daya organisasi, dan memberikan motivasi kerja.

Dan, pengawasan adalah suatu konsep yang luas yang dapat diterapkan pada manusia, benda dan organisasi. Pengawasan meliputi tindakan untuk menuntun dan memotivasi usaha pencapaian tujuan maupun tindakan.


Post a Comment for "KONSEP MANAJEMEN SECARA UMUM"